Penyanyi Ariz Lufias angkat bicara menepis tuduhan bahwa dia menjalani perawatan pemutihan kulit. Dalam unggahan di platform Threads, Ariz menyampaikan kekesalannya karena sering mendapat pertanyaan dan komentar yang mengisyaratkan dia melakukan skin bleaching atau memakai whitening drip.

Ariz mengatakan bahwa tudingan itu muncul hampir setiap kali ia melakukan sesi siaran langsung, hingga membuatnya merasa perlu memberi penjelasan terbuka kepada pengikutnya. Ia meminta agar publik tidak cepat mengambil kesimpulan tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya.
Perawatan Pemutihan Kulit dalam Sorotan Publik
Dalam penjelasannya, Ariz menceritakan pengalaman berulang saat live: banyak komentar yang mempertanyakan apakah ia melakukan prosedur untuk mencerahkan kulit. Ia menyebut bukan hanya satu atau dua kali, melainkan hampir setiap sesi dianggap memicu spekulasi serupa.
Akibat komentar-komentar yang terus bermunculan itu, Ariz memutuskan menjawab secara langsung agar tidak terjadi salah paham yang berkepanjangan. Ia menegaskan sekali lagi bahwa ia tidak pernah melakukan perawatan pemutihan kulit seperti yang dituduhkan para netizen.
Asal Usul Warna Kulit Menurut Ariz
Ariz menjelaskan bahwa warna kulitnya yang cerah merupakan bawaan keluarga. Dia menyebut memiliki keturunan Tionghoa, sehingga sejak kecil banyak orang mengira ia berasal dari keluarga tersebut. Penjelasan ini dimaksudkan untuk meluruskan anggapan bahwa perubahan warna kulitnya disebabkan oleh prosedur kecantikan.
Selain itu, ia memberi contoh pengalaman saat syuting drama di mana tim produksi pernah mengaplikasikan riasan pada seluruh tubuhnya agar tampil lebih gelap atau tan. Hal itu menunjukkan bahwa tampilan kulit bisa berubah karena kebutuhan produksi, bukan akibat tindakan pribadi untuk mencerahkan kulit.
Pesan soal Kesehatan dan Standar Kecantikan
Selain menolak tuduhan, Ariz menyampaikan pesan penting terkait standar kecantikan. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mengejar cita-cita tampil ‘lebih putih’ sampai mengabaikan kesehatan. Dengan tegas ia mempertanyakan apakah mengejar standar kecantikan layak jika harus mengorbankan organ tubuh seperti ginjal.
Pesan ini sekaligus menyoroti praktik-praktik berisiko yang kadang dilakukan demi memenuhi ekspektasi penampilan. Ariz menekankan bahwa semua warna kulit indah, asalkan kondisinya sehat. Pernyataan itu menjadi inti dari penolakan dirinya terhadap anggapan bahwa ia melakukan praktik pemutihan kulit berbahaya.
Bagikan Rutinitas Perawatan di Media Sosial
Ariz juga mengingatkan siapa pun yang ingin tahu tentang perawatan kulit dan pola makan yang dia lakukan agar melihat kontennya di platform lain, seperti TikTok. Ia menyebut sering membagikan tips skincare dan kebiasaan makan yang menurutnya membantu menjaga kesehatan kulit.
Dengan mengarahkan pertanyaan-pertanyaan tersebut ke unggahan yang sudah ia buat, Ariz berharap bisa memberi informasi yang lebih jelas dan mengurangi spekulasi yang tidak berdasar. Ia menutup unggahannya dengan harapan agar tuduhan soal perubahan warna kulit itu berhenti.
Reaksi Penggemar dan Publik
Meskipun Ariz sudah menjelaskan, reaksi penonton akan terus bermacam-macam. Klarifikasi yang dilakukannya berusaha meredam asumsi yang sering muncul di ruang komentar siaran langsung, namun tetap membuka ruang diskusi soal bagaimana publik memandang standar kecantikan dan kesehatan.
Dalam situasi seperti ini, klarifikasi langsung dari tokoh publik seperti Ariz penting untuk meluruskan kabar yang beredar. Ia tampak memilih jalur transparan dengan berbagi informasi mengenai rutinnya sendiri dan mengajak publik lebih berhati-hati sebelum menyebarkan asumsi.
Di tengah beragam komentar, pesan utama yang diangkat Ariz tetap konsisten: jangan sampai mengejar standar kecantikan membuat orang mengorbankan kesehatan. Pernyataan tersebut menjadi penutup dari klarifikasi yang ia sampaikan kepada pengikutnya.
Baca juga berita lainnya:
