Dorothy Wiggins, selebgram berusia 101 tahun, menarik perhatian ketika namanya dipilih sebagai wajah kampanye produk kecantikan Paula’s Choice untuk lini Cellular Youth. Kehadiran Wiggins di kampanye itu menegaskan bahwa usia tidak selalu menjadi penghalang untuk tetap aktif dan berperan dalam industri kecantikan yang selama ini didominasi oleh wajah-wajah muda.

Lewat akun Instagram @dorothylovesnewyork yang diikuti sekitar 441.000 orang, Dorothy Wiggins kerap membagikan cuplikan kegiatan hariannya. Video dan foto yang diunggah memperlihatkan aktivitas sederhana—seperti berenang, memasak, dan menyetir mobil—yang tetap dijalani meski usianya sudah lebih dari satu abad.
Dorothy Wiggins dan rutinitas sehari-hari
Kegiatan harian Dorothy Wiggins memberi gambaran bahwa hidup di usia lanjut bisa penuh gerak dan mandiri. Dalam unggahan-unggahan yang ia bagikan, terlihat ia melakukan aktivitas fisik seperti berenang, yang menunjukkan perawatan tubuh dan kebugaran. Aktivitas seperti memasak juga sering muncul, memperlihatkan keaktifan dalam keseharian domestik, serta kemampuan mengemudi yang memperkuat citra kemandirian.
Dari kolam renang hingga dapur: potret keseharian
Foto dan video pendek di akun @dorothylovesnewyork menonjolkan momen-momen harian yang sederhana namun menyentuh. Aktivitas berenang memberi kesan rutinitas yang menjaga kebugaran; suasana dapur menampilkan sisi hangat dan kemampuan praktik hidup sehari-hari; sementara momen saat mengemudi menegaskan bahwa mobilitas tetap menjadi bagian dari keseharian Dorothy. Semua itu dibagikan tanpa menonjolkan citra dramatis, melainkan sebagai potret kehidupan normal yang tetap dijalani.
Menjadi wajah produk kecantikan
Terpilihnya Dorothy Wiggins sebagai wajah kampanye Paula’s Choice untuk produk Cellular Youth menjadi langkah yang menarik perhatian publik. Keputusan merek tersebut memperlihatkan keberanian memadukan pesan perawatan kulit dengan representasi usia yang lebih luas. Kehadiran Wiggins di materi kampanye memberi nuansa inklusif dan menantang standar tradisional tentang siapa yang pantas tampil di iklan produk kecantikan.
Bagi sebagian orang, penunjukan figur lansia sebagai wajah kampanye kecantikan dapat dilihat sebagai bentuk pengakuan bahwa perawatan kulit dan rasa percaya diri tidak terbatas oleh usia. Sementara bagi merek, langkah itu bisa menjadi cara untuk menyampaikan pesan bahwa produk mereka relevan bagi berbagai kelompok usia.
Resonansi di media sosial
Keaktifan Dorothy di media sosial juga menghadirkan narasi alternatif tentang penuaan: bukan sekadar penurunan kemampuan, melainkan fase kehidupan yang masih bisa produktif dan menginspirasi. Platform digital memungkinkan tokoh-tokoh seperti Dorothy untuk mencapai audiens yang lebih besar dan menjadi simbol perubahan pandangan sosial mengenai usia.
Peran simbolis dan dampak kultural
Selain aspek komersial, keterlibatan Dorothy Wiggins dalam kampanye produk kecantikan menyiratkan pesan kultural yang lebih luas. Representasi usia dalam iklan dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap lansia, memperluas definisi kecantikan, serta mendorong percakapan tentang inklusivitas di industri kecantikan. Pilihan merek menampilkan figur berusia lanjut membuka peluang bagi lebih banyak variasi wajah dan kisah dalam iklan-iklan mendatang.
Bagi Dorothy sendiri, tampil dalam kampanye tersebut menegaskan bahwa kehidupan aktif dan keterlibatan publik masih mungkin dijalani pada usia senja. Bagi publik, sosoknya menjadi pengingat bahwa pengalaman hidup dan kehadiran personal tetap bernilai, tak tertutup oleh batasan usia semata.
Dengan pengikut yang besar dan rutinitas harian yang dibagikan secara konsisten, Dorothy Wiggins memperlihatkan bahwa keaktifan, kemandirian, dan representasi bisa berjalan beriringan. Penunjukannya sebagai wajah produk kecantikan menjadi salah satu momen yang membetulkan persepsi lama tentang siapa yang layak tampil di dunia kecantikan, sekaligus memberi inspirasi bahwa usia tidak harus mengurangi kualitas hidup dan kontribusi sosial.
Baca juga berita lainnya:
